Logo UPN Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Logo UPN UPNVY

Keren, Mahasiswa yang Ingin Memulai Usaha Akan Didanai Pemerintah

Posted at 18 March 2017 on SEPUTAR KAMPUS by Redaksi

Menjadi pengusaha muda memang banyak tantangannya, namun manfaatnya lebih banyak lagi. Lebih dari sekedar mendapat penghasilan tambahan, dengan membuka usaha sendiri, kamu bisa belajar ilmu manajemen sekaligus bisnis yang nantinya kemungkinan bisa terpakai di kehidupan setelah kampus.

Selain itu, ada berita bagus nih buat mahasiswa yang sudah atau baru ingin mulai mencoba dunia usaha. Pasalnya, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengumumkan akan memfasilitasi para mahasiswa yang ingin berwirausaha.

Dilansir dari Okezone, Kamis, 16 Maret 2017, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasswaan (Dirjen Belmawa) Kemristekdikti Intan Ahmad mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan program khusus yang dinamai Kewirausahaan Belmawa Kemristekdikti, untuk mendukung para pengusaha dari kalangan mahasiswa, khususnya dari sisi pendanaan.

“Intinya dengan program tersebut mahasiswa bisa kerja sama dengan dosen, juga mengembangkan rencana bisnis kemudian dijalankan dan akhirnya nanti menjadikan calon-calon wirausawan,” katanya di sela acara Enterpreneurs Wanted di Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Rabu, 15 Maret lalu.

Menurut Intan, program kewirausahaan tersebut sudah berjalan lebih dari lima tahun, dan diinisiasi berdasarkan niat pemerintah untuk mendampingi mahasiswa Indonesia yang ingin mulai mandiri dan memulai usaha sendiri.

“Syaratnya para mahasiswa harus lebih dahulu membuat rencana bisnis, kemudian diajukan dan nanti ada dana-dana hibah yang disediakan untuk itu,” katanya.

Intan menekankan, di Indonesia tingkat kewirausahaan menurut data statistik masih berada di angka sangat rendah, hanya satu persen dari populasi. Padahal menurut perhitungan ahli ekonomi, minimal jumlah pengusaha yang ada di sebuah negara lebih dari dua persen dari populasi. Hal ini menempatkan Indonesia jauh di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand.

Yang terjadi, di Indonesia mahasiswa seringkali berpikir mau cari pekerjaan apa setelah lulus, atau bahkan melanjutkan kuliah magister karena masih belum terbayang akan bekerja apa selepas mendapat gelar sarjana. Namun saat ini, sudah banyak mahasiswa yang berpikir untuk berwirausaha, dan menurut Intan hal itu adalah sebuah kemajuan.

Kemristekdikti tidak membatasi usaha bidang apa yang akan didanai dan didampingi. Namun sebuah clue disampaikan oleh Intan. Menurut dia, bisnis yang memiliki potensi untuk menjadi besar adalah bisnis yang menyajikan solusi unik dan efektif untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada.

“Misalnya, transportasi ojek online, usaha itu kan berangkat dari permasalahan yang dialami banyak orang di Indonesia,” katanya.

Namun untuk mendorong mahasiswanya menjadi para pengusaha muda, kampus juga perlu mengambil bagian. Hal tersebut disampaikan Rektor ITS Prof Joni Hermana, yang telah menyatakan akan mendukung mahasiswanya dalam berwirausaha. Untuk itu, rektorat bekerjasama dengan Pusat Karir ITS untuk melatih mahasiswa tahun ketiga mengenai seluk beluk kewirausahaan, dan menyeleksi mahasiswa yang punya potensi besar untuk jadi pengusaha.

“Kita coba mengarahkan minat mereka, entah itu jadi pengusaha, akademisi atau apapun dengan pembekalan hal-hal yang dianggap perlu,” kata dia.

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya