Logo UPN Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Logo UPN UPNVY

Jelang Silaturahmi Nasional Alim Ulama Nusantara

Posted at 15 March 2017 on ARTIKEL by Redaksi

Tantangan NU makin berat dari zaman ke zaman. Perannya dalam kehidupan berbangsa bernegara dan kehidupan sosial beragama di republik ini kian tak terbantahkan. Sebab itu, NU harus senantiasa kuat kaum nahdliyin harus senantiasa bersatu.

NU dan santri menjadi benteng utama dalam membantu kondusivitas umat islam di Indonesia. Selama NU dan kaum santri belum bergeser dari tujuan awal, insya allah dunia aman. Jika pergeseran itu terjadi maka akan sangat berbahaya. Karena satu per satu kiai, ulama meninggal dunia, santri muda harus bersiap mengambil peran menjadi penerus.

Apalagi saat ini, kita dihadapkan dengan tantangan yang sangat kritikal baik skala domestik maupun internasional. dalam skala domestik, pergerakan populisme karena, paham yang mengakui dan menjunjung tinggi hak, kearifan dan keutamaan rakyat kecil, terus bekerja menggerus kultur moderat keagamaan masyarakat kita. Karena itu kita warga nahdliyin tak boleh goyah.

NU harus sungguh-sungguh persiapkan diri, NU harus menyambut dan menyiapkan peranan dengan lebih baik. Maka dari itu untuk menjawab tantangan dan harapan dunia tersebut penting bagi pengurus besar nahdlatul ulama untuk mendengarkan pandangan-pandangan dari para ulama sepuh. Petuah dan nasihat-nasihat dari para ulama sepuh seperti Kiai Maimoen ZubaIr, Kiai Mustofa Bisri, Kiai Ma’ruf Amin, Kiai Nawawi Abdul Jalil, Kiai Miftahul Akhyar, Habib Lutfi Bin Yahya, Kiai Said Aqil Siroj, dan para ulama khos yang lain, yang selama ini menjadi pelindung dan penyejuk kehidupan beragama di Indonesia.

Di tengah suasana kebaragamaan indonesia hari ini di pesantren sarang yang diampu kiai maimoen zubair, para ulama akan berkumpul bersama, demi ummat, demi NU dan demi bangsa dan negara.

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya