Logo UPN Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Logo UPN UPNVY

Mau Nilai Bagus? Ini 7 Trik Bebas Stres Menjelang UTS dan UAS

Posted at 02 January 2017 on SEPUTAR KAMPUS by Redaksi
photo via Pixabay
Tagar

Menjelang waktu ujian tengah semester atau ujian akhir semester, wajah-wajah mahasiswa biasanya mulai kusut plus kusam. Banyak juga yang kelihatan sibuk: pinjam catatan ke teman, fotokopi materi dari dosen, cari inspirasi di perpustakaan, segala cara deh dijalani supaya bisa survive menghadapi ujian.

Nah, sebetulnya UTS atau UAS itu bukan sesuatu yang perlu ditakuti, lho. Pada dasarnya, ujian-ujian tersebut diadakan hanya untuk mengetahui sejauh apa pemahaman dan penyerapan materi kuliah yang sudah kamu jalani selama satu atau setengah semester. Berikut ini beberapa tips anti-panik dalam menghadapi ujian, dan supaya hasil ujianmu juga tak mengecewakan.

1) Menghitung mundur dan membuat jadwal

Rencana yang tak tertulis adalah rencana yang sulit terwujud. Demikian juga dengan niatmu untuk belajar. Supaya kamu bisa memanfaatkan waktu dengan efektif untuk mempersiapkan diri sebelum ujian, lihat jadwal ujian dan hitung mundur untuk menentukan kapan kamu akan mempelajari mata kuliah yang akan diuji. Misalnya, ujian Kalkulus jadwalnya seminggu lagi, maka kamu bisa menjadwalkan waktu untuk belajar Kalkulus dua atau tiga hari sebelum ujian. Buatlah daftar to-do harian untuk seminggu, masukkan waktu-waktu untuk mempelajari masing-masing mata kuliah setiap harinya, tentukan jam berapa kamu akan mempelajari masing-masing mata kuliah, dan konsistenlah dengan itu.

2) Kumpulkan materi

Beruntung jika kamu punya catatan dan kumpulan materi yang lengkap sejak awal semester. Namun kalau kamu tidak punya, mulai kumpulkan jauh-jauh hari sebelum ujian, paling tidak seminggu sebelum ujian semua materi sudah terkumpul. Pinjam buku teman, fotokopi, minta materi kuliah dari tata usaha, fotokopi, pinjam buku perpus, fotokopi. Kumpulkan semua yang kamu butuhkan.

3) Cari tahu apa saja yang bakal diujikan

Sebelum ujian, sangat penting untuk mengetahui materi apa saja yang bakal diujikan. Apakah hanya mengerjakan soal, atau apakah ada sesi diskusi, atau apakah harus menganalisa contoh kasus dan menentukan solusinya. Kalau kamu masih belum tahu, boleh juga tanyakan ke asisten dosen yang bersangkutan atau ke senior-senior di jurusanmu. Mungkin kamu bisa tanya ke petugas tata usaha, apakah memungkinkan untuk melihat soal ujian untuk mata kuliah tersebut tahun lalu.

4) Kenali tipe ujian dosen

Dalam membuat soal dan melangsungkan ujian, satu dosen bisa jadi berbeda dengand osen lainnya. Ada beberapa dosen yang suka memberi satu atau dua soal saja, tapi butuh jawaban super panjang. Ada dosen yang memperbolehkan mahasiswanya mengerjakan ujian di perpus, sambil mencari bahan di buku catatan atau buku-buku koleksi perpus. Bahkan ada dosen yang membolehkan soal ujian dibawa pulang, dan jawabannya bisa diserahkan keesokan harinya. Sekali lagi, kamu bisa cari tahu dengan tanya asisten dosen, atau senior-seniormu di jurusan.

5) Pilih gaya belajar yang paling pas

Semua orang punya cara belajar yang paling efektif untuk dirinya. Kalau kamu sudah punya gaya belajarmu sendiri, it’s actually good for you! Tapi kalau belum, coba dong cari tahu seperti apa gaya belajar yang bikin materi kuliah bisa masuk dengan mudah ke otak. Sebagai contoh, beberapa orang suka belajar ditemani musik, beberapa harus belajar sendirian di ruangan tertutup. Beberapa suka belajar sambil membaca materi keras-keras, dan beberapa suka belajar dengan mengerjakan contoh-contoh soal. Pilih yang paling pas buatmu.

6) Jangan lupa relaksasi

Otak, seperti halnya tubuh, berhak untuk mendapatkan relaksasi. Jangan mentang-mentang mau ujian, kamu malah keasyikan belajar sampai otakmu lelah dan stres. Ingat, kalau kamu stres, maka kinerja otak dan tubuhmu akan menurun. Percuma deh, yang ada malah pada saat ujian kamu jadi tidak fit dan susah mikir. Walaupun kamu perlu mengurangi waktu mainmu, tapi kamu masih harus melakukan kegiatan menyenangkan yang membuatmu rileks, seperti baca novel, olahraga, nonton, asal jangan berlebihan.

7) Cukup istirahat dan jaga makan

Istirahat cukup merupakan kunci penting untuk menjaga tubuh dan otak tetap sehat. Selain itu, kamu juga perlu menjaga asupan makanan dan minum vitamin kalau perlu. Nggak lucu kan kalau gara-gara kurang istirahat dan jadwal makan yang kacau, kamu malah sakit di hari ujian.

 

 

 

 

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya