Logo UPN Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Logo UPN UPNVY

Baru masuk kuliah tahun Ini? Istilah yang harus kamu pahami

Posted at 12 April 2018 on SEPUTAR KAMPUS by Yudi Kobo
foto: dramabeans.com
Tagar

Setelah menempuh Ujian Nasional, yang bisa kamu lakukan adalah menunggu pengumuman kelulusan sambil mencari info soal perkuliahan. Gak cuma kampus dan jurusan tujuan, ada hal penting lain yang perlu kamu siapkan juga lho!

Karena suasana perkuliahan cukup berbeda dengan SMA, kamu perlu memahami 10 istilah umum di lingkungan kampus berikut ini. Dijamin membantumu lebih mudah beradaptasi. Simak yuk!

1.KTM

Begitu sah menjadi mahasiswa, kamu akan menerima KTM atau Kartu Tanda Mahasiwa sebagai identitas. Kalau di SMP-SMA setara dengan Kartu Pelajar. Dengan kartu ini, kamu bisa menikmati beberapa fasilitas kampus secara gratis, termasuk meminjam buku di perpustakaan dan memakai sepeda inventaris.

 

2. KRS / KHS

Berbeda dengan SMA, mata kuliah yang akan kamu ambil untuk satu semester ke depan harus ditentukan sendiri. Untuk semester pertama biasanya sudah dipaketkan oleh pihak kampus. Jadi kamu tidak perlu lagi memilih.

Nah, daftar mata kuliah yang akan kamu ambil ini akan tercantum dalam KRS atau Kartu Rencana Studi. Satuan mata kuliah dalam KRS disebut SKS, yang akan dibahas dalam poin selanjutnya.

Sedang KHS adalah Kartu Hasil Studi, sama seperti rapor saat sekolah. KHS diterima setiap akhir semester yang memuat nilai dari tiap mata kuliah yang sudah diambil. Biasanya pada deg-degan nih menunggu KHS keluar.

 

3. SKS

SKS adalah Satuan Kredit Semester, atau bobot dari masing-masing mata kuliah. Tiap-tiap mata kuliah memiliki bobot yang berbeda, ada yang 1,2,3, bahkan sampai 6 SKS. Dalam satu semester, mahasiswa hanya bisa mengambil SKS maksimal sebanyak 24.

Pada umumnya, jumlah SKS yang harus diambil seorang mahasiswa untuk bisa lulus adalah 144. Jadi simpelnya, SKS adalah parameter terhitung untuk memantau perjalanan studimu.

 

4. Dosen Wali

Nah, kalau di SD-SMA ada wali kelas, maka di perkuliahan ada dosen wali. Tugasnya hampir sama secara umum, menyetujui isi KRS-mu, menjadi tempat berkonsultasi soal perkembangan studi dan pengambilan mata kuliah, hingga memastikanmu bisa menyelesaikan skripsi.

Jadi kalau kelak kamu malas-malasan mengerjakan skripsi, siap-siap saja mendapat telepon atau email dari dosen wali. Kamu bakal jadi buronan banyak orang, dosen pembimbing, dosen wali, dan tentu saja orang tua di rumah.

 

5. BEM

Saat upacara penerimaan mahasiswa baru nanti, kamu akan disambut oleh kakak-kakak panitia yang mengenakan jas almamater. Nah, mereka ini biasanya dari BEM alias Badan Eksekutif Mahasiswa. Sama seperti OSIS kalau di SMP-SMA.

BEM ada 2, yaitu BEM universitas dan BEM fakultas. Tugasnya hampir sama, bekerja sama dengan kampus untuk menyelenggarakan kegiatan kemahasiswaan, termasuk masa orientasi penerimaan mahasiswa baru.

 

6. HMJ / HIMA

Di bawah BEM fakultas, ada organisasi mahasiswa dari tiap jurusan. Jadi dalam 1 fakultas terdiri dari beberapa jurusan. Nah, tiap jurusan ini juga memiliki organisasi sendiri yang disebut sebagai HIMA atau HMJ.

HIMA adalah singkatan untuk Himpunan Mahasiswa, sementara HMJ adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan. Jadi misal kamu masuk ke jurusan biologi, nama organisasinya adalah HMB atau Himpunan Mahasiswa Biologi.

 

7. UKM

@mapalaupn

UKM adalah Unit Kegiatan Mahasiswa, sama dengan ekskul kalau di sekolah. Kegiatannya beraneka ragam, mulai dari yang akademik, olah raga, hingga kesenian. Bahkan ada UKM jurnalistik dan fotografi juga lho!

Adanya UKM ini untuk kegiatan sampingan di luar belajar. Kamu bisa menjalankan hobi dan minat bersama teman-teman dari lintas jurusan. Selain nambah ilmu dan pengalaman, bisa dapat teman baru juga. Seru kan?

 

8. DPM/BPM/MPM

DPM tuh singkatan dari “Dewan Perwakilan Mahasiswa.” Kalau BPM itu “Badan Perwakilan Mahasiswa.” Sementara MPM adalah singkatan dari “Majelis Permusyawaratan Mahasiswa.” Fungsinya sama aja. Dalam skala nasional, DPM dan sejenisnya tuh ibarat DPR.

Sama-sama bertugas mengevaluasi, menerapkan, dan menyesuaikan peraturan-peraturan kemahasiswaan. Peraturan itu yang nantinya bakalan jadi landasan BEM dan organisasi mahasiswa bikin kegiatan.

 

9. MWA

Istilah MWA atau “Majelis Wali Amanat.” lembaga tertinggi yang menentukan peraturan serta arah kebijakan kampus. Nanti, hasil keputusan MWA yang bakal dijalankan sama organisasi di bawahnya.

 

10. DEKNAT REKTORAT

Rektor UPNVY Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti Kusumayudha, M.Sc. 

Kalau di SMP-SMA, tempat mengurus surat-menyurat dan administrasi lainnya adalah Kantor Tata Usaha. Nah, di kampus ada dekanat dan rektorat. Apa bedanya?

Rektorat adalah badan administrasi tingkat kampus. Dipimpin oleh seorang Rektor, yang juga merangkap sebagai pemimpin universitas. Sedangkan dekanat ada di tingkat fakultas, dipimpin oleh Dekan.

Di 2 kantor ini kamu bisa mencari info beasiswa, mengurus keuangan, membuat permohonan cuti, mengurus perizinan organisasi, dan lain-lain.

11. SP

Pernah mendengar kata SP? Mungkin orang tuamu pernah membicarakan soal SP sepulang dari kantor. Tapi tentu saja maknanya berbeda. SP yang dibicarakan orangtuamu adalah Surat Peringatan, maknanya negatif jika berurusan dengan pekerjaan.

SP di kampus adalah Semester Pendek, yaitu masa perkuliahan di antara 2 semester panjang untuk memperbaiki nilai atau mengambil mata kuliah baru. Simpelnya, SP adalah waktu belajar tambahan di luar semester panjang.

Jadi buat kamu yang nanti bingung mau mengisi liburan semester dengan kegiatan apa, bisa mencoba SP untuk menyingkat waktu studi. Biar cepat lulus kan.

 

12. IPK

Nah, ini dia 2 istilah yang paling penting di dunia perkuliahan! Siapa yang belum pernah mendengar IP dan IPK? Bisa dibilang IP dan IPK adalah penentu ‘harga diri’ para mahasiswa dan lulusan. Karena keduanya menyangkut prestasi belajar.

IP adalah indeks prestasi, dikeluarkan setiap akhir semester sebagai nilai dari kegiatan belajar. Sementara IPK adalah indeks prestasi kumulatif, merupakan gabungan IP dari semester 1 hingga akhir kemudian dirata-rata. Besaran IPK tertinggi adalah 4, dan mahasiswa yang berhasil meraihnya akan menyandang julukan cumlaude.

IPK ini yang biasanya juga dipertimbangkan oleh perusahaan saat menerima karyawan baru. Jadi wajar saja kalau para mahasiswa berlomba-lomba meraih IPK tinggi semasa kuliah.

 

13. TA

Dalam lingkup formal, TA adalah singkatan dari Tugas Akhir. Tapi kamu perlu tahu jika istilah tersebut tak hanya sebagai penanda Tugas Akhir di mana kamu menempuh kuliah. Istilah TA juga berarti titip absen.

Istilah ini begitu populer di kalangan mahasiswa dan fungsinya bisa sebagai kode. Kamu yang berniat bolos kuliah tapi ingin kehadiranmu tetap tercatat, bisa minta tolong teman untuk mengisi lembar presensi.

Hingga saat ini fenomena TA masih tetap ada, meski begitu bukan berarti kamu bisa menghalalkan cara tersebut, akan lebih baik jika kamu berbuat jujur. Jika memang berhalangan hadir, sebaiknya minta izin dengan cara yang lebih terhormat.

Gimana, sudah paham kan? Perhatikan ya, buat bekal sebagai mahasiswa baru sebentar lagi nih!

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya