Membangun Jiwa Corsa UPNVY

Seputar Kampus
02 April 2018

Penulis : Muhamad Kundarto | IAUPNVY

Apa yang paling berkesan dari UPN “Veteran” Yogyakarta?
Ini pertanyaan sederhana yang mungkin butuh jawaban tidak sederhana dan beraneka, khususnya jika ditanyakan pada beberapa generasi dalam rentang usia 60 tahun kampus ini. Perjalanan dari kampus kedinasan di bawah Departemen Pertahanan RI, kemudian berubah menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan akhirnya dalam beberapa tahun terakhir menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Perjalanan waktu telah mengantarkan sejarah yang penuh dinamika, dari kurikulum, kesan selama mengikuti perkuliahan dan semangat puluhan ribu alumni yang menginginkan kampus ini makin maju.

Sementara itu di dalam kampus saat ini berkembang semangat corsa yang sangat tinggi pada level jurusan dan fakultas. Jika kita masuk kampus, akan mudah dijumpai para mahasiswa dengan berbagai seragam dan atribut yang dibuat swadaya, dengan corak warna dan tulisan sesuai semangat mereka masing-masing. Modal besar ini diharapkan dapat diramu menjadi satu semangat dalm satu universitas, yaitu “bangga dengan UPN”. Demikian juga para alumni yang berkumpul dalam dinamika semangat jurusan dan fakultas (kompartemen) dan wilayah yang menyebar di berbagai tempat, bersepakat menyusun “agenda bersama membangun UPN”.



Kehadiran salah satu alumni yang jadi narasumber tentang Jiwa Corsa, yaitu mas Gogok (Hendro Poedjono), memberikan pencerahan dan penyadaran kepada semua civitas akademika, akan besarnya potensi UPN, baik para alumni dan kampus dengan para mahasiswanya. Beliau memberikan pesan terkait langkah-langkah strategis yang harus dilakukan untuk membangun ‘mindset’ UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai Kampus Bela Negara. Kita perlu membentuk tim yang bertugas sebagai “Think Tank UPN”, guna menghasilkan berbagai program kerja (kegiatan) yang perlu dilakukan. ‘Branding kampus’ harus diindentifikasi dan disepakati, terutama terkait urusan strategis nasional, misalnya kesenjangan sosial, ketahanan pangan, energy, dll, yang nantinya akan diolah menjadi ‘external brand’. Kita juga perlu membangun jejaring dengan media, pemerintah dan swasta. Kebersamaan internal, yaitu antar fakultas dan jurusan, juga perlu dipererat.

Pesan yang selalu diingatkan oleh pendiri UPN “Veteran” Yogyakarta adalah :
“Kita bersama akan menjadi kuat, dan kita kuat karena bersama”