Logo UPN Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Logo UPN UPNVY

Ingin Kuliah Ke Luar Negeri? Persiapkan Dari Sekarang

Posted at 26 March 2018 on SEPUTAR KAMPUS by Lucia Yuriko

Kuliah ke luar negeri? Apa saja yang harus disiapkan? Bagaimana cara mendaftarnya? Bagaimana mengurus perizinan? Tentunya masih banyak pertanyaan seputar kuliah di luar negeri. Sebuah wadah untuk berkonsultasi tentunya akan membantu demi memperlancar proses meraih sebuah impian. IDP (International Education Specialist) Yogyakarta bekerjasama dengan Kantor Urusan Internasional UPN mengadakan Info Session kuliah ke Australia, UK, dan New Zealand, Jumat (09/03/2018) di Ruang Rapat lt.1 Rektorat UPN.

Berdiri di Indonesia sejak 1969, IDP total memiliki 89 kantor perwakilan di berbagai negara. “Hal-hal kecil yang tidak pernah datang ke pikiran kalian akan kami perhatikan. Kami mewakili semua universitas di Australia, 8 di New Zealand, dan 76 di UK. Ini akan terus naik,” ujar Greg, perwakilan IDP.

Berbagai layanan disediakan di sini mulai dari konsultasi, penempatan jurusan/universitas, persiapan dokumen, pendaftaran ke universitas, aplikasi student visa, preparation, dan lain-lain. Semua layanan ini GRATIS dan akan dibantu hingga proses keberangkatan. Tentunya siapkan sedini mungkin agar mendapatkan hasil yang maksimal karena proses ini akan memakan waktu. Dokumen yang diperlukan yaitu ijazah, transkrip nilai, sertifikat kemampuan bahasa inggris, sertifikat penunjang, dan pengalaman riset (bagi pelamar PhD). Semua dokumen tentunya harus dalam bahasa inggris. Hadir juga perwakilan dari University of Sydney (USYD) untuk menjelaskan suasana belajar di sana dan memudahkan peserta bertanya langsung.

“Australia banyak dipilih karena jurusannya banyak dan sangat spesifik. Akses jurnal terbuka luas dan pemerintah serius mendanai universitas dan teknologi. Kesempatan kerja part time terbuka dan legal, bahkan yang membawa keluarga, pasangannya juga bisa bekerja. Selain itu lulusan USYD terbukti cepat mendapatkan pekerjaan, dibandingkan Cambridge dan Oxford,” ujar Leni, perwakilan USYD dan juga berperan sebagai Country Officer IDP.

Acara ini dihadiri peserta yang mayoritas dosen dan mahasiswa semester akhir. Beberapa dosen terlihat aktif bertanya dan berdiskusi untuk melanjutkan kuliah atau riset ke luar negeri. “Acara kemarin cukup baik dan perlu dikembangkan lebih lanjut. Mungkin selanjutnya bisa dikembangkan dengan membuat Edu Fair karena akhir-akhir ini animo mahasiswa untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi cukup besar,” ujar Susanti Rina, dosen Teknik Kimia UPNVY. (Lucia Yuriko)

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya