Logo UPN Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Logo UPN UPNVY

KONVENSI NASIONAL PENDIDIKAN (KONASPI) VIII TAHUN 2016

Posted at 17 October 2016 on SEPUTAR KAMPUS by Redaksi
Foto: unj.ac.id
Tagar

Konvensi Nasional Pendidikan (KONASPI) VIII tahun 2016 secara dibuka oleh Wakil Presiden HM Jusuf Kalla pada 12 Oktober 2016 dan telah berlangsung hingga 15 Oktober 2016 di Puri Agung Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta. Sekitar kurang lebih 1000 orang peserta dari seluruh Indonesia mengikuti perhelatan terbesar di dunia pendidikan Indonesia pada tahun ini. Hadir mendampingi Wapres dalam pembukaan, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Muhammad Nasir, Ph.D, Ketua Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Negeri Indonesia (ALPTKNI) sekaligus Rektor UNJ, Prof. Dr. Djaali, dan Ketua Pelaksana KONASPI VIII, Prof. Dr. Muchlis R. Luddin, MA.

KONASPI VIII ini mengambil tema Arah Kebijakan Pendidikan Guru di IndonesiaKonvensi yang merupakan hasil kerja keras dari Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Negeri Indonesia (ALPTKNI), Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKNI), Forum Komunikasi (FORKOM) Pimpinan FKIP Negeri Indonesia, dan bekerjasama dengan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden HM Jusuf Kalla meminta para peserta Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia VIII membicarakan apa yang dibutuhkan para guru ke depan guna meningkatkan inovasi dan kreativitas peserta didik. "Sekarang yang dibutuhkan adalah inovasi dan kreativitas dengan keduanya ini kita bisa menjadi bangsa yang unggul," kata Wapres. Lebih lanjut Wapres menegaskan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan bangsa, namun pertanyaannya bagaimana mencerdaskannya dan siapa yang dicerdaskan.  Wapres menjelaskan bahwa rasio jumlah guru dengan murid di Indonesia mencapai 1: 18 hampir sama dengan rasio di Jepang yakni 1:17.

Namun tambahnya kenapa mutunya berbeda jauh? Menurut Wapres hal ini terjadi karena semangat dan ketrampilan para gurunya yang berbeda. Wapres menegaskan bahwa pendidikan adalah proses panjang yang hasilnya baru terlihat 10 hingga 20 mendatang. Karena itu Wapres meminta para peserta benar-benar membicarakan apa yang dibutuhkan bangsa ini 10 atau 20 tahun mendatang.

KONASPI VIII menghadirkan para pakar di bidang pendidikan, baik di lingkup nasional maupun internasional. Hari kedua konvensi hadir Guru Besar University Turku, Finlandia, Prof. Erno Lehtinen dan Dr. Minna Makihonko, Chairman of The Korean society of Technical Education & Training, Dr. Joon-Chul Eom, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Intan Ahmad, dan Komisi X DPR RI.

Dalam KONASPI VIII ini juga diluncurkan  Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Guru Indonesia (P3GI) yang merupakan konsorsium pendidikan guru Indonesia yang bertugas memberikan rekomnedasi dalam pendidikan profesi guru, perizinan LPTK, dan standarisasi LPTK agar sesuai dengan standar nasional pendidikan guru.


Sumber : unj.ac.id

KOMENTAR
Log In untuk menambahkan komentar
Belum ada komentar
Baca Lainnya